Langsung ke konten utama

Berpuasa Tapi Tak Meraih Ampunan

BERPUASA TAPI TAK MERAIH AMPUNAN

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim*

Merinding mengingati sebuah hadis. Ramadhan kian dekat, tapi diri ini serasa masih jauh dari taat. Padahal inilah kesempatan terbaik untuk meraih ampunan Allah Ta'ala. Sedemikian besar peluang ampunan yang Allah Ta’ala berikan kepada kita sampai-sampai malaikat mendo'akan keburukan bagi yang menjumpai Ramadhan, tapi keluar darinya dalam keadaan belum mendapatkan ampunan Allah Ta'ala. Ini sekaligus menunjukkan bahwa tidak setiap yang tampak berpuasa akan mendapat ampunan. Boleh jadi ia merasa berpuasa, padahal hanya sekedar mengubah jadwal makan dan minum semata. Ia menahan diri dari lapar dan dahaga, tapi ucapannya sia-sia, melalaikan atau bahkan jelas-jelas mengandung kemunkaran.

Termasuk yang manakah kita? Apakah kita termasuk orang-orang yang beruntung sehingga keluar dari bulan Ramadhan dalam keadaan diampuni dosa-dosa kita? Ataukah kita termasuk yang merugi dan bahkan mendapat do'a keburukan dari Jibril?

Ingatlah sejenak hadis ini:

رَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَىَّ وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَهُ وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ أَدْرَكَ عِنْدَهُ أَبَوَاهُ الْكِبَرَ فَلَمْ يُدْخِلاَهُ الْجَنَّةَ

“Sungguh sangat terhina dan rendah seseorang yang disebutkanku, lalu dia tidak bershalawat atasku. Sungguh sangat terhina dan rendah seseorang yang datang kepadanya Ramadhan kemudian bulan tersebut berlalu sebelum diampuni untuknya (dosa-dosanya). Sungguh sangat terhina dan rendah seseorang yang mendapati kedua orangtuanya lalu keduanya tidak memasukkannya ke dalam surga.” (HR. Tirmidzi).

Sesudah itu, marilah kita mengingat sejenak hadis berikut ini. Semoga Allah Ta'ala berikan hidayah seraya bertanya pada diri sendiri, sudah adakah kepantasan pada diri kita untuk memperoleh ampunan-Nya yang sempurna? Sementara ibadah kita masih ala kadarnya. Sungguh, 'Idul Fithri bukan penanda terhapusnya semua dosa. Bagaimana kita akan terbebas dari dosa jika puasa kita hanya menahan diri dari lapar dan dahaga? Maka, sekali lagi, mari kita bertanya pada diri sendiri.

Mari kita renungi sejenak:

Dari Ka'ab bin Ujrah radhiyallahu 'anhu berkata, Rasulullah saw. bersabda:

"Mendekatlah kalian ke mimbar!"

Lalu kami pun mendekati mimbar itu. Ketika Rasulullah menaiki tangga mimbar yang pertama, beliau berkata, "Amin."

Ketika beliau menaiki tangga yang kedua, beliau pun berkata, "Amin."

Ketika beliau menaiki tangga yang ketiga, beliau pun berkata, "Amin."

Setelah Rasulullah saw. turun dari mimbar, kami pun berkata, "Ya Rasulullah, sungguh kami telah mendengar dari engkau pada hari ini, sesuatu yang belum pernah kami dengar sebelumnya."

Rasulullah saw. bersabda, "Ketika aku menaiki tangga pertama, Jibril muncul di hadapanku dan berkata, "Celakalah orang yang mendapati bulan Ramadhan yang penuh berkah, tetapi tidak memperoleh keampunan."

Maka aku berkata, "Amin"

Ketika aku menaiki tangga yang kedua, Jibril berkata, "Celakalah orang yang apabila namamu disebutkan, dia tidak bersalawat ke atasmu." Aku pun berkata, "Amin."

Ketika aku melangkah ke tangga ketiga, Jibril berkata, "Celakalah orang yang mendapati ibu bapaknya yang telah tua, atau salah satu dari keduanya, tetapi keduanya tidak menyebabkan orang itu masuk surga."

Aku pun berkata, "Amin." (HR. Al-Hakim).

Kira-kira, termasuk yang manakah kita? Semoga kita dapat saling mengingatkan. Semoga pula tidaklah kita mati kecuali dalam keadaan sebagai muslim.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Kohor / Cohort di Moodle untuk Mempermudah Pengeloaan User

  Membuat Kohor / Cohort Klik Administrasi situs > Pengguna > Akun > Kohor > Tambah kohor baru Ketik nama kohor. Contoh “ kelas 9” Geser ke bawah dan klik tombol simpan perubahan Untuk menambahkan user ke dalam kohor, Klik ikon gambar orang-orang Pilih peserta dan klik tomboh tambahkan Klik tombol  Kembali ke Kohor  dan pastikan isi kohor sudah sesuai dengan jumlah peserta yang kita tambahkan

Aplikasi Rekam Layar dan Kamera Sekaligus

Awal bulan Juli 2024, saya tertarik untuk mengikuti sebuah tantangan di Instagram. Tantangannya adalah membacakan cerita anak selama 8 hari. Pembacaan cerita secara nyaring ini diminta untuk direkam dan diunggah di Instagram. Maka saya pun kembali utak-utek Instagram dan aplikasi-aplikasi perekam dan multimedia. Semula saya menggunakan laptop beserta webcam-nya. Pertama kami unduh buku ceritanya agar lebih lancar saat dibaca (tanpa loading). Setelah nyoba aplikasi perekam yang sudah terpasang di laptop akhirnya saya putuskan untuk menggunakan perekam video online. Saya menggunakan https://webcamera.io/id/ dan mengunduh hasilnya. Karena hasilnya masih berupa file .webm maka saya ubah menjadi file .mp4 dengan aplikasi VLC Media Player. Ohya laptop yang saya pakai bersistem operasi Ubuntu. Semula saya ingin mengedit video tersebut dengan aplikasi kdenlive yang sudah terpasang di mini pc. Maka saya kirim file video tersebut lewat Google Foto. Tapi saya tidak jadi mengedit dan langsung meng...

Cara Cepat Input Data di LibreOffice Calc

Memasukkan, mengetik, menginput atau mengentry data kadang terasa menjemukan dan melelahkan. Untuk meringankan beban pekerjaan input data, libreoffice Calc menyediakan beberapa tool atau alat. 1. AutoInput Tool Tool ini biasanya sudah aktif. Bila belum aktif, Anda dapat mengaktifkannya dengan klik menu Tools > pastikan AutoInput tercentang. AutoInput akan mengingat dan merekam data yang sudah pernah kita masukkan. AutoInput akan secara otomatis melengkapi huruf atau karakter yang kita ketik sesuai dengan data yang sudah ada pada sel lain dalam kolom yang sama. Misalnya kita pada saat memasukan data alamat, biasanya kita menemukan beberapa orang mempunyai alamat yang sama. Bila sudah ada data 'Jawa Barat' pada kolom alamat maka ketika kita mengetik huruf 'J', secara otomatis dilengkapi menjadi 'Jawa Barat'. Bila setuju, tekan enter atau F2 atau klik mouse. Bila ternyata kita ingin mengetik 'Jawa Tengah', ketik huruf 'J' kemudian t...