Langsung ke konten utama

Mensiasati perubahan kurikulum dengan raport digital

Raport model mana yang Anda pakai untuk melaporkan hasil UAS gasal?

Raport KTSP 2006 atau K-13? Bagaimana kalau ternyata sebulan kemudian ada instruksi untuk membuat raport dengan format yang tidak sama dengan pilihan Anda?
Sudah berapa kalikah kurikulum kita berubah? Ya memang begitulah. Katanya kurikulum memang harus terus berkembang. Berdasarkan pengalaman ketika menjadi guru di MI. Irsyaduth Thullab, sebagai akibat dari perubahan kurikulum, format raport (buku laporan hasil belajar siswa) juga berubah-ubah. Hal ini berdampak pada pembengkakan biaya pengadaan buku raport dan peningkatan beban wali kelas atau TU yang bertugas mengerjakan/mengisi buku raport.

Pada saat MTs. Irsyaduth Thullab lahir (tahun pelajaran 2007/2008) format buku raport mengalami perubahan. Informasi dan contoh format serta petunjuk pengisian buku raport yang baru agak simpang siur. Maka saya memilih untuk menggunakan raport dalam bentuk lembaran bukan buku. Format buku raport/laporan hasil belajar siswa kami desain dengan menggunakan komputer, yaitu dengan memanfaatkan program aplikasi pengolah angka (MS. Excel) sesuai format buku raport yang beredar. Pengerjaan raport dengan Ms. Excel ternyata lebih effisien dan efektif. Kita dapat memanfaatkan Formula/rumus untuk menjumlah nilai dan menentukan rata-rata secara otomatis. Bahkan pengisian nilai dalam bentuk tulisan tidak perlu diketik secara manual satu-persatu. Dengan formula Lookup dan acuan atau referensi kita dapat mengerjakan/mengisi buku raport dengan waktu yang lebih cepat bila dibandingkan dengan mengisi buku raport biasa. Format buku raport dalam Ms. Excel ini didesain dengan ukuran kertas F4 sehingga mudah untuk dicetak dengan printer biasa. Kami juga mendesain lembar sampul dan lembar identitas siswa dengan MS. Excel. Setelah ketiga lembar tersebut (lembar sampul, identitas, dan daftar nilai) dicetak dengan printer kami lubangi dengan porporator. Selanjutnya ketiga lembar tersebut dijilid/dijepit dalam busnise file bersampul mika bening. Jadi deh.

Ketika saya mulai mengenal linux, maka saya lebih suka menggunakan file raport yang berfomat ods. Terima kasih kepada pak Latif dari MTs. Al-Mabrur Menco dan pak Munir MI Irsyaduth Thullab Tedunan yang telah berbagi file dan pengetahuan.

Unduh >  Raport digital ktsp 2006
yang ini dari MTs NU RAUM filenya .xlsx raport MTs ktsp 2016 excell
yang ini dari MTs Al-Mabrur Menco filenya .xls raport ktsp 2006 dari MTs Menco

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Kohor / Cohort di Moodle untuk Mempermudah Pengeloaan User

  Membuat Kohor / Cohort Klik Administrasi situs > Pengguna > Akun > Kohor > Tambah kohor baru Ketik nama kohor. Contoh “ kelas 9” Geser ke bawah dan klik tombol simpan perubahan Untuk menambahkan user ke dalam kohor, Klik ikon gambar orang-orang Pilih peserta dan klik tomboh tambahkan Klik tombol  Kembali ke Kohor  dan pastikan isi kohor sudah sesuai dengan jumlah peserta yang kita tambahkan

Aplikasi Rekam Layar dan Kamera Sekaligus

Awal bulan Juli 2024, saya tertarik untuk mengikuti sebuah tantangan di Instagram. Tantangannya adalah membacakan cerita anak selama 8 hari. Pembacaan cerita secara nyaring ini diminta untuk direkam dan diunggah di Instagram. Maka saya pun kembali utak-utek Instagram dan aplikasi-aplikasi perekam dan multimedia. Semula saya menggunakan laptop beserta webcam-nya. Pertama kami unduh buku ceritanya agar lebih lancar saat dibaca (tanpa loading). Setelah nyoba aplikasi perekam yang sudah terpasang di laptop akhirnya saya putuskan untuk menggunakan perekam video online. Saya menggunakan https://webcamera.io/id/ dan mengunduh hasilnya. Karena hasilnya masih berupa file .webm maka saya ubah menjadi file .mp4 dengan aplikasi VLC Media Player. Ohya laptop yang saya pakai bersistem operasi Ubuntu. Semula saya ingin mengedit video tersebut dengan aplikasi kdenlive yang sudah terpasang di mini pc. Maka saya kirim file video tersebut lewat Google Foto. Tapi saya tidak jadi mengedit dan langsung meng...

Cara Cepat Input Data di LibreOffice Calc

Memasukkan, mengetik, menginput atau mengentry data kadang terasa menjemukan dan melelahkan. Untuk meringankan beban pekerjaan input data, libreoffice Calc menyediakan beberapa tool atau alat. 1. AutoInput Tool Tool ini biasanya sudah aktif. Bila belum aktif, Anda dapat mengaktifkannya dengan klik menu Tools > pastikan AutoInput tercentang. AutoInput akan mengingat dan merekam data yang sudah pernah kita masukkan. AutoInput akan secara otomatis melengkapi huruf atau karakter yang kita ketik sesuai dengan data yang sudah ada pada sel lain dalam kolom yang sama. Misalnya kita pada saat memasukan data alamat, biasanya kita menemukan beberapa orang mempunyai alamat yang sama. Bila sudah ada data 'Jawa Barat' pada kolom alamat maka ketika kita mengetik huruf 'J', secara otomatis dilengkapi menjadi 'Jawa Barat'. Bila setuju, tekan enter atau F2 atau klik mouse. Bila ternyata kita ingin mengetik 'Jawa Tengah', ketik huruf 'J' kemudian t...