Langsung ke konten utama

Postingan

Quraish Shihab dan Islam Nusantara

Quraish Shihab dan Islam Nusantara (Jum'at, 24/07/2015 14:01) Oleh Fathurrahman Karyadi Kita patut bangga memiliki ulama pakar tafsir Al-Qur’an terkemuka alumnus Al-Azhar Mesir. Ia tak lain adalah Prof. Dr. M. Quraish Shihab. Selama bulan Ramadan kemarin, setiap hari menjelang imsak dan berbuka puasa ia tampil di saluran televisi swasta untuk menerangkan isi kandungan Al-Qur’an. Buku biografinya berjudul Cahaya, Cinta dan Canda M Quraish Shihab baru di-launching di Jakarta pada Rabu 8 Juli 2015.   Selain itu, Pak Quraish juga kerap mengisi ceramah agama di berbagai masjid. Penulis pernah mengikuti ceramahnya beberapa hari yang lalu. Awalnya, penulis mengira bahwa penyusun Tafsir Al-Mishbah itu akan menerangkan tafsir Al-Qur’an sebagaimana di layar kaca, ternyata tidak. Dengan sangat memukau, mantan menteri agama RI itu mengemukakan pandangannya terkait tema yang sedang hit belakangan ini, yaitu “Islam Nusantara”. Menurut Pak Quraish, istilah ...

Semoga Kau Bahagia Hingga Surga

Setelah menikah, engkau tidak saja mendapatkan pasangan hidup, namun engkau mendapatkan kebahagiaan yang tidak akan bisa didapatkan tanpa menikah. Dimulai dari pernikahan sampai akhir hayat nanti,  pasangan hidupmu akan menjadi pendamping setia dan sabahat terbaik bagimu. Dengan dia, engkau melewati kehidupan bersama,  berbagi suka dan duka, merenda impian dan harapan, menghadapi segala masalah dan rintangan. Ketika engkau sakit, dia akan merawatmu dengan sabar. Ketika engkau sedih, dia akan menghiburmu dengan ikhlas. Ketika engkau lelah, dia akan menyemangatimu dengan penuh kasih sayang. Saat engkau memerlukan pertolongan, dia akan mengupayakan semua yang bisa dilakukan untukmu. Saat engkau lemah, dia akan menguatkanmu. Saat engkau memerlukan nasehat, dia akan memberikan nasehat terbaik bagimu. Saat berangkat tidur, dialah orang terakhir yang engkau lihat. Saat bangun tidur, dialah orang pertama yang engkau dekap. Saat engkau bepergian jauh, dia selalu ada di dalam hati ...

Pembuka Pintu Sakinah

Pembuka pintu sakinah dan pintu rizki (Seri2) Kemarin saya cerita tentang pintu sakinah. Ini lanjutannya ya. Pada tahun ke ketiga usia pernikahan, kami mendapat rejeki mesin jahit. Suamiku mengajariku menjahit. Memang saya belum bisa menjahit. Suamiku dengan telaten mengajariku seluk belum perjahitan. Senang dengan ketrampilan baru, saya membuat banyak baju baru. Untuk pertama kalinya saya membuatkan sebuah baju untuk ibuku dan ibu mertua. Bukan gaun yang bagus, hanya daster sederhana dari bahan katun bunga-bunga. Itulah untuk pertama kali, saya memberikan "sesuatu" yang spesial untuk ibu mertua. Kami keluarga muda yang sedang tertatih. Berdua belum lulus kuliah. Suamiku mencari maisyah dengan menulis dan menulis. Membuat buletin, majalah dan mengirim naskah ke beberapa media. Sayapun demikian. Kami juga masih kontraktor...maksudnya pindah dari satu kontrakan ke kontrakan yang lain. "Tidak, ah. Malu!" begitu kata suamiku, saat saya menyarankan untuk secara ru...

Puisi Aku Heran

Puisi Aku Heran Aku Heran Karya Arka'a Aku heran banyak orang mengaku bertuhan.. Tapi kerjaannya membuat kerusakan.. Aku heran banyak orang beragama.. Tapi kerjaannya justru menganiaya.. Aku heran banyak orang suka beribadah... Tapi kerjaannya justru bertumpah darah.. Aku heran banyak orang memusuhi iblis.. Tapi kerjaannya justru semakin bengis menjadi teroris.. Aku heran banyak orang memusuhi syaitan.. Tapi kerjaannya justru melakukan kejahatan.. Aku heran banyak orang suka membaca kitab suci.. Tapi kerjaannya justru saling membenci dan memusuhi.. Aku heran banyak orang takut masuk neraka.. Tapi kerjaannya justru suka membunuh seperti malaikat pencabut nyawa.. Aku heran banyak orang ingin masuk surga.. Tapi kerjaannya justru tak waras melebihi orang gila.. Aku heran kita punya negara.. Tapi mengapa rakyat merasa tak aman didalamnya.. Mungkinkah keherananku akan berhenti ketika aku sudah tak bernyawa?.. Rupanya tidak juga karena kuburan saja harus ada biaya se...

Puisi Baju Baruku

Puisi Baju Baruku Baju Baruku Karya Arka'a Baju baruku.. Senang luar biasa.. Penuh haru biru habis selesai berpuasa.. Pertanda telah hari raya.. Baju baruku.. Tanda suasana baru.. Penuh cinta dan lupa duka lalu.. Baju baruku.. Wangi harumnya terasa dihidungku.. Memakainya percaya diri tanpa ragu.. Seolah-olah semua mata selalu menatapku.. Baju baruku.. Suasana kebatinanpun semakin maju.. Selalu ingin menambah amal-amal ibadahku.. Semua amalan wajib dan sunnah tak ingin terlewatkan sedikitpun bagiku.. Berharap akan menjadi baju pelapis diri setelah kematianku.. Baju baruku.. Menjadi komitmen kebahagiaan batinku setelah berhasil mengikat syaitan penggodaku.. Pertanda keberhasilanku dalam mengikat nafsuku... Pertanda hadiah bagiku untuk terus berpuasa dari berbagai rayuan nafsuku... Baju baruku.. Pertanda aku memperbarui niat baik ku.. Niat untuk menuju fitrah diri selalu  berasa di jalan yang lurus.. Jalan orang-orang yang mampu meraih derajat taqwa.. Jalan...

Jangan kau hina wanita

Jangan kau hina wanita Dalam Hadist: "Janganlah engkau merendahkan perempuan beriman, apabila ia membuat marah kamu dalam suatu keadaan, maka ia akan membuatmu rela dalam keadaan yang lain". لا تحتقر امرأة مؤمنة إن أسخطتك في خصلة أرضتك في أخرى Contoh: Tilka mempunyai wajah kurang cantik, tapi mendatangkan rizki yang berlimpah. Hiya memang cantik, tapi rewelnya minta ampun. **** Ada dua orang lelaki berkawan akrab. Keduanya merupakan orang yang shaleh. Karena tempat yang berjauhan maka tidak memungkinkan mereka untuk selalu bertemu. Tetapi ada kebiasaan diantara mereka, untuk bertemu sekali dalam setahun. Sebagaimana kebiasaan, suatu hari Si A datang berkunjung ke rumah sahabatnya sebut saja Si B. Waktu sampai ia mendapati pintu ruma...

Puisi Baju Baruku

Puisi Baju Baruku Baju Baruku Karya Arka'a Baju baruku.. Senang luar biasa.. Penuh haru biru habis selesai berpuasa.. Pertanda telah hari raya.. Baju baruku.. Tanda suasana baru.. Penuh cinta dan lupa duka lalu.. Baju baruku.. Wangi harumnya terasa dihidungku.. Memakainya percaya diri tanpa ragu.. Seolah-olah semua mata selalu menatapku.. Baju baruku.. Suasana kebatinanpun semakin maju.. Selalu ingin menambah amal-amal ibadahku.. Semua amalan wajib dan sunnah tak ingin terlewatkan sedikitpun bagiku.. Berharap akan menjadi baju pelapis diri setelah kematianku.. Baju baruku.. Menjadi komitmen kebahagiaan batinku setelah berhasil mengikat syaitan penggodaku.. Pertanda keberhasilanku dalam mengikat nafsuku... Pertanda hadiah bagiku untuk terus berpuasa dari berbagai rayuan nafsuku... Baju baruku.. Pertanda aku memperbarui niat baik ku.. Niat untuk menuju fitrah diri selalu  berasa di jalan yang lurus.. Jalan orang-orang yang mampu meraih derajat taqwa.. Jalan...