8/16/2015

Melunasi dgn Cara Cerdas

SEMoGA COPASAN INI BERMANFAAT UNT KITA SEMUA YG TERJUN DIDUNIA BISNIS MAUPUN YG BRU MAU BLAJAR BISNIS.
Cara Unik Melunasi Hutang Bank
GERAKAN INDONESIA LUNAS
"Melunasi dgn Cara Cerdas"

Mengatasi Beban Hutang
Bisnis Restoran 4Milyar
 
PERTANYAAN:
Nama Saya XYXYXY. Punya usaha rumah makan di 2 lokasi yang berbeda. Sekarang punya utang di bank syariah berupa KPR 3 ruko+modal kerja Rp 4 milyar selama 10 tahun. Tahun 2015 ini sudah berjalan 3 tahun. Kredit tanah kosong yang saya beli 350 juta selama 10 tahun dan ini sudah berjalan 4 tahun.

Jumlah cicilan yang harus saya bayar setiap bulan 57 juta dibank syariah tersebut. Dan 5.300.00 di bank bni. Terima kasih atas bantuan konsultasinya agar saya dan keluarga tidak merasa setiap akhir bulan sakit kepala kalau cicilan ndak terkumpul. Sebagai tambahan: saya juga punya utang kartu kredit dibank mega 3 kartu jumlahnya 45 juta. Dibank ocbc nisp 8 juta. Dibank bni 40 juta.

JAWAB:
Salam hormat, Menanggapi persoalan ibu diatas, masih ada beberapa hal yang mesti dianalisa, yaitu bagaimana anda mengelola usaha. Sebelum saya mengelola perusahaan, saya pernah mengelola rumah makan di salatiga dan persoalan saya waktu itu adalah harus menambah modal di tahun kedua (saat sedang ramai).

Sehingga usia rumah makan tersebut hanya satu tahun karena saya memutuskan untuk menutupnya. Hanya sekedar sharing pengalaman, anda tidak harus melakukan hal yang saya lakukan. Yang paling penting adalah mari kita lihat bagaimana rumah makan tersebut dikelola.

Ijinkan saya menerka-nerka (karena kurangnya informasi) dengan pengalaman yang pernah saya alami. Usaha rumah makan biasanya memiliki kesulitan tertentu, dan memerlukan skill dan kecermatan dalam mengelola modal. Yang perlu diperhatikan bagaimana uang masuk bisa langsung dipisah dan jelas, mana untung mana modal.

Kelemahan rumah makan saya dulu belum pakai software, berbeda dengan perusahaan yang saya kelola sekarang sudah dengan software dan jelas mana profit mana uang aktif (harus berputar) jadi pengelola bisa mengalokasikan dengan tepat. Biasanya kesalahan utama pengusaha yang memutar uang diatas 1 M secara manual, sehingga manajemenya sama seperti warung kelontong.

Uang bercampur, nanti pas bayar karyawan diambil, bayar suplier diambil, dan tidak tahu mana modal mana profit, mana uang mengendap mana yang aktif berputar.

Naa..

Belajar dari pengalaman tersebut, sebaiknya anda menggunakan software akunting untuk rumah makan, investasinya tidak sebanding dengan kerugian anda jika uang tidak pada tempatnya. Jangan sampai uang yang seharusnya dipakai untuk berputar (membeli bahan, mengembangkan alat, dan aset intangible seperti resep dll) terpakai untuk membayar angsuran.

Itu yang biasanya terjadi (mohon maaf saya hanya menebak saja, karena informasi anda kurang detail). Untuk mengatasi permasalahan hutang anda, kita perlu mengacu ke bab2 Ebook 30 Hari Bebas Hutang, yang membahas detail tentang Endapkan. Proses mengendap adalah proses berpasrah, yang mesti dilakukan oleh pengusaha yang ingin terbebas dari tekanan hutang.

Manfaatnya:
Perasaan lebih tertata sehingga bisa berfikir logis dan akurat dalam mengambil keputusan.
Perasaan gengsi jadi hilang, dan membantu kita untuk hidup murah sehingga alokasi pengembangan usaha besar dan memungkinkan untuk punya tabungan.
Dengan perasaan mengendap, akan lebih mudah menghadapi tekanan bank dengan perasaan tenang dan tidak mudah emosi.
Penting sekali menata ulang perasaan sebelum mengacu ke bab 3 Ebook 30 Hari Bebas Hutang, yang membahas detail tentang nilai.

Saya sering mengungkapkan sebenarnya rahasia bebas hutang ada 3 tahap. Menunda pengeluaran (termasuk angsuran) Mengelola putaran uang yang ada (bisnis) Menambah penghasilan.
Mari kita bahas satu persatu dengan menyesuaikan dengan situasi anda.

Menunda pengeluaran termasuk angsuran.

Akan terasa sangat berat sekali beban di kepala (bisa mengarah ke stress dan menyebabkan penyakit serta kerugian fisik). Strategi bebas hutang adalah menunda semua pengeluara (yang bisa ditunda).

Contoh: minta tempo pada suplier, menunda keputusan membeli sesuatu (upgrade mobil, motor, hp, atau bahkan mau menambah kursi rumah makan dengan model yang lebih bagus.)

Tunda sehari untuk setiap pembelian, hal ini membantu kita untuk bisa memikirkan ulang dan menemukan alasan tepat “apakah saya harus membelinya sekarang?”

Dengan mengijinkan diri kita untuk berfikir ulang, maka keputusan kita tidak lagi spekulasi, tetapi logis dan kalau memang betul2 perlu maka kita membeli, jika hanya keinginan (bukan kebutuhan) maka tidak jadi membeli.

Menunda pengeluaran bisa membantu anda memilah-milah mana kebutuhan dan mana keinginan saja, maka strategi ini bisa bermanfaat untuk mengamankan uang /penghasilan anda. Menunda angsuran juga sangat bermanfaat untuk menambah putaran uang aktif, karena mungkin kita terbebani, hanya karena mempertahankan bi checking supaya kelak masih dipercaya oleh bank.

Siapapun yang masih mempertahankan bi checking tidak akan bisa menjalankan metode saya, karena metode 30hari bebas hutang sebenarnya merubah pola bisnis atau pola berfikir tentang uang, yang tadinya tergantung dengan bank, sekarang tergantung dengan bisnis dan konsumen.

Bisnis pun tidak perlu modal besar (jika kita punya skill bisnis yang cukup). Dan.. tidak perlu bank (hal ini sudah saya jalankan selama 2 tahun dan membawa perubahan yang berarti untuk keluarga saya). Kalau sudah tidak memakai kredit bank, maka mau tidak mau, suka tidak suka, kita hanya membeli dengan cara cash, jadi sesuai rencana, target dan tentunya skill bisnis.

Banyak orang menggunakan jasa bank untuk berbisnis, menurut saya skill bisnisnya belum cukup.. maka hasilnya mereka terbebani di kemudian hari. Karena keputusan keuangan (pengeluaranya) melebihi kemampuanya bekerja / berbisnis / menghasilkan uang.

Mengelola putaran uang

Kebanyakan orang yang sedang tertekan ingin segera lepas dari bebanya dan berfikir “bagaimana caranya dapat uang besar” Ini kesalahan besar menurut saya.. Karena, masalah utamanya belum diselesaikan tetapi sudah berkeinginan mengelola uang yang lebih besar..

Mari kita analisa, sebagian besar masalah (yang konsultasi ke saya) akibat dari kurangnya skill manajemen, sehingga terjadi besar pasak daripada tiang.
Kalau mengelola uang kecil saja masih minus, jika dikasih modal besar maka minusnya tambah besar. Saya umpamakan dengan seorang pilot yang salah mengarahkan pesawatnya 1 derajat saja. Maka dia tidak akan sampai tujuan, berapa cepatpun kecepatan yang dia tambahkan, hanya akan mencelakakan dirinya dan penumpang.

Naa..

Ada baiknya ibu meninjau kembali bagaimana alur uang di rumah makan ibu, sudahkah semuanya ter record dengan tepat? Mulai dari pembelian, proses,  sampai penjualan? Coba ditinjau ulang dan buat sistem yang tepat. Jika putaran uang kita dibawah 100 juta, masih ok kalau dengan cara manual (excel), tetapi jika memutar uang diatas 100 juta harus dengan software. (beli jadi antara 3-10 juta jika custom sesuai dengan kebutuhan bisnis berkisar antara 15-25 juta).

Jika sudah jelas alur uangnya, baru kita tambah modal, dan akan kelihatan jelas keuntunganya / kerugianya.

Naa..

kalau sudah jelas, maka bisa dilihat berapa lama bisnis ini sudah dijalankan, jika dirasa sudah lama tapi data menunjukan rugi, maka kita bisa merenovasi bisnis jika memungkinkan, atau menutup dan berganti bisnis.

(itu keputusan anda yang harus diambil berdasarkan data bukan feeling) Yang perlu anda lakukan:
Hitung berapa rata2 konsumen datang perbulan Berapa angka pembelian konsumen rata-rata perbulan Berapa % margin keuntungan anda (jika berbeda2 setiap menu makanan /  minuman anda benar2 membutuhkan software) Berapa kebutuhan operasional per bulan (rata-rata)
Apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi 10-20 persen pengeluaran bisnis (misal ganti lampu dengan led, matikan salah satu freezer, gunakan cara memasak yang hemat gas dll).
Gunakan hasil penghematan untuk menarik konsumen (misal menggaji tukang parkir dan melatihnya supaya ramah, menambah budget iklan, seragam untuk karyawan, souvenir gratis untuk konsumen dll)
Adakah bahan makanan yang jarang digunakan tetapi anda harus membelinya sehingga pemborosan?
Intinya perhatikan hal kecil, dan pastikan semua pengeluaran adalah produktif (menguntungkan). Setelah menganalisa ulang (saya tulis secara detail di BAB 3 Ebook 30 Hari Bebas Hutang) maka kita akan tahu (secara data bukan feeling) bahwa bisnis kita ini layak atau tidak kita jalankan. Kalau tidak layak atau memberatkan selama ini, mohon maaf, anda harus melepasnya dan mencari peluang baru.

Perlu kita ketahui dan kita percayai ada jutaan peluang yang tersedia, hanya saja kita belum sempat berfikir kreatif karena kesibukan dan tekanan. Pikiran tertekan tidak mungkin bisa kreatif.. tetapi jika sudah mengendap (bab 2 ebook 30 hari bebas hutang) maka kreatifitas akan muncul dengan sendirinya.
Inti dari mengendap adalah meninggalkan gengsi dan spekulasi yang cara detailnya sudah saya tulis di ebook saya. Saran

Post a Comment

Yang Sering Dibaca