7/31/2015

Menabur Kebaikan

saja ada ada
=TIDAK ADA YANG KEBETULAN=
 
Seorang petani Skotlandia mendengar jeritan minta tolong yang datang dari semak belukar di dekat rumahnya. Segera dia berlari ke arah suara itu dan menemukan seorang anak laki-laki sedang berjuang keluar dari lumpur hidup yang hampir menenggelamkan seluruh tubuhnya. Dengan sigap petani itu menolong anak itu keluar dari lumpur hidup itu.

Keesokan harinya ayah anak itu berkunjung ke rumah si petani dan menawarkan sejumlah hadiah sebagai tanda balas jasa telah menolong anaknya. Dengan halus dan sopan petani itu menolak tawaran saudagar kaya tersebut.

Sementara mereka berbicara, saudagar kaya itu melihat anak laki-laki si petani sedang berdiri dekat pintu. Saudagar itu lalu menawarkan untuk menyekolahkannya. Petani menerima tawaran itu dan memasukkan anaknya di sekolah kedokteran St.Mary London.

Kelak di kemudian hari anak petani itu yang bernama Alexander Flemming tercatat dalam sejarah sebagai orang yang berhasil menemukan antibiotik Penicillin.

Beberapa tahun kemudian anak saudagar kaya itu berada mengalami sakit dalam keadaan kritis karena terserang radang paru Pneumonia. Tapi beruntung nyawa anak saudagar kaya itu selamat berkat obat penicillin yang ditemukan oleh Alexander F.

Kelak di kemudian hari anak saudagar kaya itu menjadi Perdana Menteri Inggris yang sangat terkenal namanya dan menggoreskan tinta sejarah, ia adalah Winston Churchill.

Tidak ada kebetulan dalam hidup ini, TUHAN-lah yang telah mengatur dan menuntun langkah kita, karena TUHAN punya rencana yang besar dalam hidup kita. Karena itulah miliki respons yang benar dalam hidup ini.

Petani itu menabur kebaikan dan saudagar itu menabur sedekahnya. Di kemudian hari keduanya menuai dari apa yang mereka tabur. Bukan hanya mereka, tapi juga anak-anak mereka dan bahkan menjadi berkah bagi banyak orang di dunia.

Rajinlah menabur kebaikan karena suatu hari nanti kita akan menuai apa yang kita tabur dan kita tidak pernah tahu sampai mana saja buah taburan kita mengalir krn begitu besar anugrah-Nya....

Aamiin.

Kiriman Gus Ali

Post a Comment

Yang Sering Dibaca