5/26/2015

Test case

Arka'a Ahmad Agin menulis:

Test Case?

Sangat menarik dengan terpilihnya semua tim seleksi (Timsel) calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perempuan semua. Saya percaya ini bukan soal ego sektoral perang "gender" atau semacam bentuk ironi terhadap budaya "patriarkhi" yang selama ini selalu didominasi laki-laki. Bukan juga sebagai kritik otokritik atas kinerja laki-laki yang "imej" nya hobi berkelahi sehingga mirip syair lagi titik puspa "kalau lelaki hobi berperang, maka perempuan harus berperan".

Biasanya kalau tidak semua laki-laki pasti ada beberapa permpuan menjadi timsel kegiatan tertentu. Hal ini memang menjadi sebuah Tes Case apakah kompetensi para srikandi ini memang kredibel untuk menghasilkan calon pimpinan KPK periode 2015-2020 yang berintegritas, akuntabel, kompeten, dan profesional.

Fenomena ini mungkin ingin mengajarkan kepada kita bahwa para ibu-ibu ini akan melahirkan lima "PANDAWA" yang memang memiliki kekuatan lahir batin untuk menegakkan kebenaran dan mengalahkan "KURAWA" yang terus membuat onar dan teror serta merampas harta negara.

Meskipun nanti para pandawanya juga tidak semua laki-laki atau laki-laki perempuan. Bahkan bisa juga "semuanya perempuan" tergantung hasil seleksi para "SRIKANDI" timsel ini ketika akan diserahkan kepada presiden untuk disampaikan kepada DPR.

Meskipun ada pernyataan "agak meragukan" atau "tidak boleh diintervensi", ada baiknya juga para timsel mempertimbangkan masukan "PUBLIK" soal bakal calon pimpinan KPK. Tidak cukup hanya dari PPATK saja.

Akhirnya, sama dengan Presiden Joko Widodo yang telah mempercayakan seleksi calon pimpinan KPK periode 2015-2020 kepada para "SRIKANDI" ini, maka kami pun sebagai masyarakat mendukung sepenuhnya. Mudah-mudahan akan terpilih putra terbaik bangsa yang memiliki integritas, independen, profesional, dan akuntabel untuk memimpin KPK dalam tindak pemberantasan korupsi di negeri ini. Selamat bekerja kepada Tim seleksi. Semoga dapat menyelesaikan tugas dengan baik. Sekali lagi ini adalah menjadi "TEST CASE" bagi komptensi perempuan negeri ini. Sukses kali ini, maka akan dilanjutkan ke bidang lainnya. Wallahu'alambissawab. (A3)

Post a Comment

Yang Sering Dibaca